Posts

MENGGALI TRAUMA DENGAN SENI MELALUI NFT

Image
Menurut pengelihatan dan pengamatan saya pada gambar NFT pertama diatas, saya akhirnya memilih gambar NFT tersebut karena menurut pandangan dan pengelihatan saya terhadap diri dan karya tersebut sangat menggambarkan diri saya. Saya si O verthinker (Digambarkan dengan kepala yang penuh dengan berbagai macam warna dan bentuk dan raut wajah yang datar),  Alias apa saja yang saya lihat atau pikirkan bisa menguasai pikiran bahkan merenggut diri saya. Menurut pengelihatan dan pengamatan saya pada gambar NFT kedua diatas, saya akhirnya memilih gambar NFT tersebut karena menurut pandangan dan pengelihatan saya terhadap diri dan karya tersebut sangat menggambarkan diri saya. Saya si rapuh (Digambarkan dengan wanita tak berbusana yang menunjukkan raut wajah yang sedih diruangan yang sepi, banyaknya serpihan/kepingan yang berterbangan disekelilingnya dan menutupi sebagian tubuhnya). Alias diri saya yang pernah terkena pelecehan pada saat saya SMA. Secara fisik atau pengelihatan memang saya ti...

TUGAS 5 : MENGUNJUNGI MUSEUM KARYA SENI (PENGALAMAN ESTETIS)

Image
  Dalam perjalanan menuju museum perasaan saya campur aduk, saya awalnya senang sekali dan sangat tidak sabar untuk memotret beberapa karya seni. Tetapi beberapa kendala yang membuat kadar gembira saya berkurang. Tapi tidak mengurangi rasa semangat saya untuk melanjutkan perjalanan yang lumayan jauh untuk mengunjungi beberapa museum. Awalnya saya sudah memesan di salah satu museum, tetapi tiket hangus ketika saya dalam perjalanan. akhirnya saya memutuskan untuk mencari museum terjangkau lainnya. Berhubung ini pertama kalinya setelah beberapa tahun tidak mengunjungi Jakarta, saya tidak berpikir panjang untuk mengunjungi museum lain selain museum yang ada di kota tua. Akhirnya sampailah saya disana, ternyata sesampainya disana semua museum tutup.    Karena sudah menuju sore, akhirnya saya memotret karya-karya/monumen yang ada diluar museum atau sekitaran saja. Sepulang dari sana, saya semakin penasaran rasanya seperti apa jika memasuki museum, melihat dan merasakan langsung...

ANALISIS 3 KARYA DESAIN POSTER A, FLYER B, DAN IKLAN DARING C DENGAN TEORI MIMESIS DAN SIGNIFICANT FORM - TUGAS 4

Image
Karya poster A Karya flyer B Karya iklan daring C   Dilihat dari Mimesis Dilihat dari Significant Form Karya A (Poster) Dalam karya poster A terdapat 1 objek yang menyerupai atau meniru alat kedokteran yaitu stetoskop. Kemudian, terdapat ilustrasi 2 orang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Objek stetoskop tersebut terlihat memiliki 2 cabang yang terhubung ke kepala 2 orang tersebut. Dalam karya poster A tersirat pesan dan emosi. pesan, bahwa semua orang berhak untuk sehat. Dan emosi dari latar belakang warna merah yang  seakan terasa mencekam atau meisyaratkan bahwa apa yang disampaikan dalam poster tersebut sangat penting. Dan ilustrasi stetoskop dan 2 gender pun menguatkan kata-kata yang tercantum dalam poster. Karya B (Flyer) Dalam karya flyer B terdapat 2 objek yang menyerupai yaitu, rumah dan petir. Dalam karya flyer B terlihat warna-warna yang mencolok yang ...

SENI DAN REPRESENTASI Philosophy of Art - Noel (No. Absen 39)

Terjemah     : Teori ilusi juga tidak masuk akal dari praktik kita melihat gambar. Saat melihat gambar, kita sering menghargai ketelitian gambar. Tapi jika kita mengira gambar itu adalah referensi, tidak masuk akal untuk menghargai verisimilitude nya. O mong kosong untuk menghargai betapa mobil saya terlihat seperti itu sendiri. Tapi jika teori ilusi itu benar, itulah yang akan saya lakukan jika saya mengatakan saya menghargai verisimilitude gambar mobil saya. Selain itu, untuk melihat gambar dengan benar, kita harus belajar untuk "melihat" melalui distorsi permukaan mereka. Kita harus melihat melalui kilaunya pernis, atau, jika itu adalah film, kita harus melihat melalui goresan di emulsi . Tetapi untuk melihat melalui fitur-fitur ini, kita harus tahu bahwa kita melihat gambar dan bukan referensi mereka "di alam." Namun, jika kita tahu ini adalah gambar, kemudian, mengingat pemahaman standar kita tentang apa artinya mengetahui sesuatu, kami tidak percaya bahwa it...

Terjemahan Inggris – Indonesia "Aesthetics: A Reader in Philosophy of the Arts Edited by David Goldblatt, Lee B. Brown, Stephanie Patridge " Tugas 1

  Tugas  1 Filsafat Seni Nama   : Tawshie Tazkiyyatul Fikriyyah NPM     : 202146500947 Kelas    : R3L Terjemah Inggris – Indonesia          : Dikutip dari “Making Tracks: The Ontology of Music” di The Journal of Aesthetics dan Kritik Seni (Vol. 64, no. 2) Musim Gugur 2006, hlm. 401–414. Dicetak ulang dengan izin =dari John Wiley & Sons. Para filsuf musik secara tradisional memperhatikan masalah-masalah yang dihadapi Barat musik klasik meningkat, tetapi baru-baru ini telah tumbuh minat baik di non-Barat musik dan dalam tradisi musik Barat selain klasik. Termotivasi oleh pertanyaan tentang manfaat relatif dari musik klasik dan rock, para filsuf telah membahas ontologi musik rock, menanyakan apakah alasan itu diremehkan oleh beberapa orang adalah karena karya seninya telah disalahpahami sebagai jenis yang sama dengan karya musik klasik. Dalam musik klasik, produksi peristiwa suara yang diden...

"Menurut kalian, mengapa kita perlu hidup dan hadir di kuliah DKV Unindra?"

Sebelumnya, saya mau menceritakan sepenggal kisah kehidupan naik-turun nya passion atau gairah saya dalam "berseni". Pada saat saya sebelum sekolah hingga memasuki masa SMA  saya sudah mulai bisa merasakan bahwa saya sepertinya lebih "klop" atau tertarik ke dalam hal-hal yang bersangkutan dengan "Seni dan Imajinasi". Lebih tepatnya saya senang sekali mengungkapkan perasaan saya dengan menulis, bernyanyi, berakting dan menggambar. Untuk menulis, bernyanyi dan berakting akan saya kesampingkan dan saya akan berfokus dengan poin menggambar. Dalam waktu yang tidak sedikit tersebut sebelum dan saat sekolah saya memiliki api semangat yang membara jika mengenai hal-hal yang bersangkutan dengan menggambar, ibaratnya menggambar adalah sebagian ' Jiwa'  saya. Awalnya saya tidak tahu bahwa ternyata menggambar sudah mengakar menjadi bagian dari diri saya, kemudian setelah lulus SMA beberapa hal buruk terjadi terhadap saya sehingga menyebabkan saya kehilangan se...