Posts

Showing posts from October, 2022

TUGAS 5 : MENGUNJUNGI MUSEUM KARYA SENI (PENGALAMAN ESTETIS)

Image
  Dalam perjalanan menuju museum perasaan saya campur aduk, saya awalnya senang sekali dan sangat tidak sabar untuk memotret beberapa karya seni. Tetapi beberapa kendala yang membuat kadar gembira saya berkurang. Tapi tidak mengurangi rasa semangat saya untuk melanjutkan perjalanan yang lumayan jauh untuk mengunjungi beberapa museum. Awalnya saya sudah memesan di salah satu museum, tetapi tiket hangus ketika saya dalam perjalanan. akhirnya saya memutuskan untuk mencari museum terjangkau lainnya. Berhubung ini pertama kalinya setelah beberapa tahun tidak mengunjungi Jakarta, saya tidak berpikir panjang untuk mengunjungi museum lain selain museum yang ada di kota tua. Akhirnya sampailah saya disana, ternyata sesampainya disana semua museum tutup.    Karena sudah menuju sore, akhirnya saya memotret karya-karya/monumen yang ada diluar museum atau sekitaran saja. Sepulang dari sana, saya semakin penasaran rasanya seperti apa jika memasuki museum, melihat dan merasakan langsung...

ANALISIS 3 KARYA DESAIN POSTER A, FLYER B, DAN IKLAN DARING C DENGAN TEORI MIMESIS DAN SIGNIFICANT FORM - TUGAS 4

Image
Karya poster A Karya flyer B Karya iklan daring C   Dilihat dari Mimesis Dilihat dari Significant Form Karya A (Poster) Dalam karya poster A terdapat 1 objek yang menyerupai atau meniru alat kedokteran yaitu stetoskop. Kemudian, terdapat ilustrasi 2 orang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Objek stetoskop tersebut terlihat memiliki 2 cabang yang terhubung ke kepala 2 orang tersebut. Dalam karya poster A tersirat pesan dan emosi. pesan, bahwa semua orang berhak untuk sehat. Dan emosi dari latar belakang warna merah yang  seakan terasa mencekam atau meisyaratkan bahwa apa yang disampaikan dalam poster tersebut sangat penting. Dan ilustrasi stetoskop dan 2 gender pun menguatkan kata-kata yang tercantum dalam poster. Karya B (Flyer) Dalam karya flyer B terdapat 2 objek yang menyerupai yaitu, rumah dan petir. Dalam karya flyer B terlihat warna-warna yang mencolok yang ...

SENI DAN REPRESENTASI Philosophy of Art - Noel (No. Absen 39)

Terjemah     : Teori ilusi juga tidak masuk akal dari praktik kita melihat gambar. Saat melihat gambar, kita sering menghargai ketelitian gambar. Tapi jika kita mengira gambar itu adalah referensi, tidak masuk akal untuk menghargai verisimilitude nya. O mong kosong untuk menghargai betapa mobil saya terlihat seperti itu sendiri. Tapi jika teori ilusi itu benar, itulah yang akan saya lakukan jika saya mengatakan saya menghargai verisimilitude gambar mobil saya. Selain itu, untuk melihat gambar dengan benar, kita harus belajar untuk "melihat" melalui distorsi permukaan mereka. Kita harus melihat melalui kilaunya pernis, atau, jika itu adalah film, kita harus melihat melalui goresan di emulsi . Tetapi untuk melihat melalui fitur-fitur ini, kita harus tahu bahwa kita melihat gambar dan bukan referensi mereka "di alam." Namun, jika kita tahu ini adalah gambar, kemudian, mengingat pemahaman standar kita tentang apa artinya mengetahui sesuatu, kami tidak percaya bahwa it...